Langit begitu cerah di tengah gelapnya kerumunan angin dingin yang mengepung kota nakal ini.
Pun aku baru saja tiba di sini, di puncak bukit yang tak satupun pohon menjulang di atasnya.
Hanya hamparan rumput pegunungan yang selalu siap menjadi alas untukku berbaring, hari ini benar-benar menguras tenagaku, dan aku ke sini untuk mendapatkan sedikit ketenangan untuk memulihkan letih.
Malam ini tak lagi asing bagiku, aku sangat mengenalinya. Sebuah malam menuju subuh di mana dulunya aku mulai mengintip langkah pertamaku di dunia. Udaranya memang sejuk, aku lahir di musim yang menyenangkan. Hujan pun meninggalkan rumahnya untuk turun dan mengajakku bermain, detik-detik pertama kehadiranku disambut oleh hujan. Aku senang.