Ia tahu, bahwa orang-orang dulu selalu memperhatikan isyarat-isyarat yang dikirim bumi kepadanya. dan mereka selalu punya waktu untuk mencari petunjuk tentang itu, mereka percaya, isyarat-isyarat itu berguna untuk mereka dalam mempertahankan kehidupan, juga keseimbangan bumi. Mereka mempelajari bahasa tubuh dari alam sekelilingnya, untuk tahu kapan hujan tiba, dan kapan masa menanam juga memanen berada di puncaknya.
Mereka sadar, alam itu bukan alat, mereka yakin, awan tak selamanya memberi hujan, mereka tahu, bumi ingin mereka tetap bisa bertahan hidup, tumbuh lebih kuat, untuk menjaga bumi demi generasi-generasi selanjutnya. Sayangnya, semangat yang seperti itu sudah tak lagi terwariskan. Orang-orang sudah mulai menolak untuk percaya pada kesempatan-kesempatan yang diberikan alam pada mereka untuk membuat bumi lebih baik, juga agar hidup mereka lebih layak.
