Jumat, 24 Februari 2012

Dio's Whisper

Dia lalu menjejakkan langkah terakhirnya, menuju penghujung, lalu terduduk diam di tepian waktu. Kedua tangannya lekat di permukaan, di samping kedua pahanya. Ia menatap kebawah, matanya mencari-cari, "Ia-lah sang terkasih", gumamnya. Lalu mengapa semuanya lantas melebur menjadi cahaya, silau, mata tak mampu menampung kilaunya, sejenak buta, detik itu juga ia tak mampu mendengar apa-apa?

Kamis, 23 Februari 2012

Sedang amat tak nyaman di sini, belum bisa mendamaikan diri agar bisa menulis lagi . .
mungkin besok, atau lusa.
Tidak, segera!
:)

Senin, 02 Januari 2012

Reeflekshun

"Tapi sebelah mataku yang lain menyadari gelap adalah teman setia, dari waktu waktu yang hilang "
-ERK-

Yah, baru setelah beberapa langkah di bulan-bulan penhujung tahun kemarin aku bisa menyadari.
Menyadari mengapa berjalan kaki bersama hujan - yang kadang di benci banyak orang - merupakan ereksi ternikmat bagiku. Menyadari mengapa berbaring sendiri di kamarku yang tak jauh lebih nyaman dari gudang yang dipenuhi sarang laba-laba, juga debu, adalah delirium yang selalu mengajakku memutar langkah, sejenak melangkah ke belakang, kembali menyusuri sungai sejarah, di mana hidupku tak selalu bening - kadang keruh, dipenuhi bebatuan, lumut, juga pasang-surut hiruk-pikuk berbagai macam kehidupan lainnya.

Minggu, 27 November 2011

#1

27 November 2011
01:54 A.M

"But i'm down to my last, i'm standing here alone.
Looking back, on it all.
But i'm down to my last, i'm ready but i'm wrong.
And i'm blind to it all"
-Alterbridge / Down to My Last-

Seharusnya telah kesekian tahun yang menjadi pembatas buku untuk cerita kita, cerita yang takkan habis, atau seharusnya seperti itu, juga.
Meski tak bersama, kau tetap meluangkan waktumu untuk memahami dan merefleksi kita.
Aku sendirian di sini dan terus terbakar habis dan tak lama lagi menjadi abu.
Kau di sana, juga sendirian, berbaring lemah dengan nafas yang semakin cepat dan detakan jantung yang semakin kuat, juga airmata yang tak kunjung terputus, semoga kenangan-kenangan itu tak terpecah ke dalam tangismu, lalu kemudian mengering di bagian bahu bajumu, tempatmu biasa menghapus airmatamu.

Rabu, 02 November 2011

Welcome Home, November

Hey, sayang.
Bagaimana perjalananmu selama setahun ini?
Petualanganmu menyenangkan?
Cerita apa yang ingin kau bagikan kepadaku?
Sangat senang melihatmu datang kembali. tak sia-sia kutunggu sampai larut malam, di penghujung gerbang cakrawala yang menorehkan garisnya ketika aku mulai menguap karena kantuk tak tertahankan.
Apa kabarmu, sayang?

Sabtu, 29 Oktober 2011

Desember - ERK

Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi
Dibalik awan hitam
Semoga ada yang menerangi sisi gelap ini,
Menanti..
Seperti pelangi setia menunggu hujan reda

Aku selalu suka sehabis hujan dibulan desember,
Di bulan desember

Sampai nanti ketika hujan tak lagi
Meneteskan duka meretas luka
Sampai hujan memulihkan luka

Quotes

"There Is Nothing As Certain As An Uncertainty"
-Unknown-


"The Trick Is, To Live With Yourself Forever.."
-Sparrow-