Kiri dan kananku mulai membisu, semua palsu.
Atas dan bawahku mulai memaku, di tengahnya berserakan debu.
Aku berdiri ketika pikiranku sedang jongkok.
Aku berjongkok ketika sekelilingku sedang terbaring.
Lihat, depan dan belakang tak lagi sama.
Masih segaris memang, namun takkan sama lagi.
Maju pun takkan lebih mudah dari mundur.
melompat ataupun berlari, tetap saja anak kelelahan.
"Dia", "kalian" dan "mereka" memulai garisnya, menetapkan satu titik di mana ia telah lebih jauh menapakkan langkahnya.
Titik itu diarahkan padaku, lalu meintaku untuk menghubungkannya dengan titikku saat ini.
Dengar, sejauh ini lah aku mendahuluimu.
Lihat, tak usah dihitung, toh kau tetap saja akan mencapainya.
Ingat, setahuku, kau paling tak ingin kalah denganku.
Ketika semuanya menjadi menyebalkan, kadang aku bosan menjadi menyenangkan.
Ketika semuanya menyenangkan, justru aku menjadi membosankan.
Tak semua permintaan bisa diwujudkan.
Permintaan membutuhkan pengorbanan, dan kita hanya memiliki sedikit saja keberanian untuk itu.
Menjadi kuat bukanlah dengan fisik yang batu serta kekar.
Menjadi kuat itu simpel, cukup miliki keberanian untuk menciptakan langkah-langkah kesempatan, itu saja.
Dan di situlah letak di mana orang menyebutnya suliit.
Tetap semangat, batuk menahun takkan menghentikanmu, tidak sekalipun aku.
Kita akan menjadi globetrotter seperti impian kita
:)
Hari Ini Kau Berusia 2 Tahun
3 tahun yang lalu
