Di balik jendela kaca ini, sedang hujan.
Kau baru saja melangkah menjauh, ke tempat di mana letih mu kau sandarkan, ke sana.
Malam ini begitu indah, memaksa kita untuk membungkam diri di dalam ruangan.
Masih bisa menciptakan keramaian, namun kau memilih kesunyian.
Sebuah diam yang memberiku begitu banyak tanya.
Mengapa malam mesti berusaha untuk memperlebar lubang hitam di dadaku?
Oh, pergi.
Ah, datang.
Terkadang keduanya betul-betul tak diinginkan.
Persis seperti ketika aku berusaha menemukan bagian terpanjang dari selimutku.
Dalam dingin, kau kucari, karena kau, adalah hangat.
Dalam malam yang menggerogoti.
Hari Ini Kau Berusia 2 Tahun
3 tahun yang lalu

