Senin, 20 Juni 2011

Aku Sudah Mati

Tak perlu kubuka tulisan ini dengan ucapan atau sumpah serapah apapun.
Lidahku kelu, otakku melepuh, dan hatiku berteriak keras.
Ini bukan masalah "menjadi" yang biasa kau umbar.
Aku tak berminat...

Entah sekeras apa harus kuteriaki telingamu agar kau mendengar.
Entah sejauh mana matamu harus kucingkil agar kau bisa melihat.
Entah sedekat apa hatiku harus kusandingkan dengan hatimu agar kau merasai resonansi detakannya.
Entah seberapa berat nafasku yang harus kuhembuskan agar kau menghirupnya
Memasuki kerongkonganmu yang tersumbat keserakahan,
dan semoga saja mencapai hatimu yang diselimuti kabut ketidaktahuan...

Kau menciumku, sebelum mengantungi nafasku,
dan membuatku percaya,
bahwa Iblis adalah makhluk terindah yang pernah ada...

6 komentar:

  1. wwaaaw.... benar kata seorang teman , tulisan mu gila

    BalasHapus
  2. hah,.?
    gila,.?
    siapa yg bilang,.?

    #ternyata saya seperti itu,..
    huhuhu,..
    :'(

    BalasHapus
  3. seorang teman yg slalu mencuri waktu saat dosen ceramah . .
    dan menulis d bku kecil bergambar kucing :p

    ~blogmu jd slh stu daftar bcaan wajib sbelum tidur . gila kan ?

    BalasHapus
  4. tolong berhenti membicarakan itu,.
    bisa kan,.?

    BalasHapus
  5. iya iya . . maaaapp ~,~v

    sy kan cm mjwab ptanyaan mu . . .

    BalasHapus

Terima kasih sudah mengomentari :)

Quotes

"There Is Nothing As Certain As An Uncertainty"
-Unknown-


"The Trick Is, To Live With Yourself Forever.."
-Sparrow-