Tampilkan postingan dengan label Write Anything. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Write Anything. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Agustus 2012

Us Against The World

Meletakkan gelas air minum lalu melanjutkan rokok yang sisa beberapa kali hisap lagi. Baru saja selesai makan, atau sedikitnya, sahur. Sahur. Ya, sahur.
Aku punya banyak ingatan mengenai itu, juga beberapa manusia terkonyol yang pernah kutemui yang menemaniku di tiap sahur dan lebaran-lebaran sepi setelahnya. Banyak cerita yang telah terajut di tiap lembaran waktu dalam kurun 5 tahun terakhir ini, dan aku percaya, tak satu pun di antaranya yang sia-sia.
Aku percaya semuanya adalah kepingan terpenting dari hidupku yang membuatku kuat untuk bertahan hingga kini.

Minggu, 15 Juli 2012

V for Vendetta

Beberapa tahun yang lalu, saya membaca soft tile buku karya Alan Moore dan David Lloyd yang berjudul V for Vendetta (download di sini http://novels4you.blogspot.com/2012/03/v-for-vendetta.html). Bagus, namun bahasanya masih kurang sulit kupahami, apalagi dengan aksen "British" yang kental, namun tetap saja kubaca dan setidaknya garis besar novel bergambar itu kupahami. dua tahun setelahnya, teman saya, Ekbess (yang baik hati dan tidak makan sabun :D) memiliki bukunya, lalu kupinjam selama dua minggu (iyo kah? :D).
Setelah membacanya dalam bentuk fisiknya yang keren itu ^^ akhirnya saya mulai memahami bagian-bagian penting yang ingin kuketahui, juga bagian-bagian yang ingin disampaikan oleh Om Alan dan Om David (atau setidaknya beitu yang kutangkap :p).
Berikut beberapa kutipan percakapan favoritku, tapi percayalah, semua percakapannya bisa jadi favorit :D

Kamis, 02 Juni 2011

Time on My Own

Karpet ini agak dipenuhi debuhingga warna merahnya tak mampu lagi berujar tegas.
di atasnya beberapa kabel menjalar-melintang
dengan sedikit mendesis, kipas angin memuntahkan kesejukan,
agak membuatku sedikit dingin, sebenarnya..
 

Sabtu, 02 April 2011

Untuk sejenak saja, biarkan aku sendiri

Sesekali aku menengadah ke langit-langit
Berharap yang berada di ujung pandangku itu adalah langit nyata
Dan semoga ketidakjelasan yang melanda menjadi satu kejelasan

Senin, 17 Januari 2011

07-09-10

Delapan orang yang berbeda, dengan kegundahan yang berbeda, beban otak yang tipis bedanya, dalam satu ruangan yang sama,
menghirup udara yang sama disetiap tarikan nafas yang bergantian, berirama, beriringan, saat berbeda aktifitas.
Biarkan saja semuanya melangkah,.
kau juga punya kaki, bukan?
maka ambillah satu langkah kecil,.
biarkan ia menimbuLkan getaran besar,.
seperti deru mesin-mesin besar yang terus membangun gedung-gedung tinggi,.
sementara banyak orang-orang keciL tak bergedung,.

Apa Lagi ?

apa lagi yang mesti ku tulis?
aku sudah muak menulis kemuakanku,.
bosan membicaraan kebosananku,.
mulai letih merasai keletihanku,.
marah menyulut kemarahanku terus menerus,.
jadi harus menulis apa lagi?

LA GALIGO : Named After Dreams

“ Aku tak tahu bagaimana menjalani hidup…
Bila tak ada seseorang yang bisa kuajak berbicara, dan ia benar-benar mendengarkan…
Bila tak ada kau yang turut merangkai mimpi saat kuceritakan impianku padamu…
Bila tak ada yang memberiku air minum saat kelelahan, lalu menyapu punggungku yang dipenuhi rumput, perlahan…
Bila tak ada kalian, memainkan gerak dan bebunyian hidup, yang biasa kita sebut ‘Lagaligo’ ”

Quotes

"There Is Nothing As Certain As An Uncertainty"
-Unknown-


"The Trick Is, To Live With Yourself Forever.."
-Sparrow-