Senin, 06 Agustus 2012

Dess Incarate

Empat, tiga, dua, bahkan satu, tak ada yang bisa mewujudkan keinginanmu.
Kau selalu saja merasa lemah, pula semakin.
Tiap harinya selalu diteriaki, kau bagaikan mikrofon di atas podium.
Entah ustadz, entah politikus, entah aktivis, atau bahkan seisi rumah, ramai-ramai meneriakimu.
Bisa jadi mereka mengiraimu sebuah tembok, mereka berteriak padamu, lalu emosi mereka terlampiaskan, lalu kau kembali ditinggal sendirian.

Kamis, 26 Juli 2012

I Say

"Jangan biarkan amarahmu ikut terpenjara bersama waktumu, kau akan kehabisan amunisimu satu-satunya ketika kesabaranmu melemah dan mereka semakin menggila..."

Marahlah!

Kamu bersabar, lalu kembali disakiti oleh mereka.
Well, sayang, dunia telah terjungkirbalikkan.
Semua permukaannya dibalikkan, dimasukkan ke dalam tanah dan menjadi inti bumi yang baru.
Sementara inti bumi yang dulu, dikeluarkan lalu menjadi permukaan yang baru, isinya berserakan di mana-mana. Kau telah melihatnya sendiri bukan? Bahkan darah tak lagi mengalir di dalam tubuh. Dengan kekejaman aparat, serta perang, darah bisa saja mengalir di selokan-selokan depan rumahmu, di tempat di mana biasanya limbah dari rumahmu dibuang.
Jangan lagi pertanyakan keberadaan moral, sayangku. Ia berada di bawah tumpukan uang yang dibuat dari campuran kulit dan darah waktu-waktu kita yang terampas.

Minggu, 22 Juli 2012

Aku suka, aku nyaman, dan aku tenang, maka aku berjalan kaki.
Aku berjalan kaki, aku sendirian, headsetku terpasang, aku dibilang orang angkuh yang penyendiri.
Aku menolak diberi tumpangan, menolak diberi uang angkot oleh orang tak kukenal, aku dikatai tidak modern, tak tahu cara berterimakasih - aku hanya berhati-hati terhadap jejaring.
Aku melakukan yang membuatku merasa hidup, kalian mengatai aku mati.
Aku menulis, kalian merajai - membacaku.
Aku bebas, kalian kebas, pada kalian aku muak, padaku kalian mendongak.
Kalian mencaci, kalian memaki, kalian mengusik, kalian menyumpahi, kalian menggosipi, kalian membenciku, dan aku, TAK PEDULI..

Kalian kira aku tak bisa hidup tanpa bergantung pada kalian?
Kalian kira setiap detik yang kuhabiskan sendirian tanpa kalian adalah buang-buang waktu?
Kalian kira kalian yang mengatur nafasku?
Pikirkan kembali!

Aku menemani kalian, aku tak minta dibayar, aku tak minta disuguhi rasa hormat.
Kalian meminta, maka aku mengingatkan.
Tatkala aku sejalan, kalian menjadi temanku.
Jikalau aku beda, kalian adalah musuhku.
Percayakah, aku lebih suka sendirian dan menyayangi diriku sendiri ketimbang menjadi palsu dan lupa akan diriku dan potensinya.

Kalian mencaci - maka aku mulai mencari.
Kalian memaki - maka jalan-jalan sepi kutapaki
Kalian mengusik - maka telinga tak lagi tertarik
Kalian menyumpahi - maka aku mengasihani
Kalian membenci - maka aku menyayangi.

Hukum dasar aklemis, untuk mendapatkan sesuatu yang berharga, harus mengorbankan sesuatu yang bernilai sama.
Dan aku, tak menyesal, sama sekali.

Selasa, 17 Juli 2012

Autumnsong - Manic Street Preachers

Belakangan ini lagi tergila-gilanya sama musik dan lirik dari lagunya Manic Street Preachers yang judulnya Autumnsong. Musiknya catchy, enak didengar untuk bikin tenang tapi semangat, apalagi kalau sedang ingin tidur siang (semangatnya di manaaaaa? -_-"). Lirik lagunya juga sangat berkesan, hangat, dan pasti menyentuh :)

Manic Street Preachers adalah band beraliran rock alternatif. Gerombolan ini berasal dari Wales, dan terhitung sudah dua orang personilnya digantikan. Well, mengenai biodata MSP sendiri silahkan dicari di webnya di atas.
Kembali ke lagu yang menghipnotisku belakangan ini, berikut video beserta liriknya.
Silahkan dinikmati, juga dicerna sendiri liriknya.

Panjang umur cinta dan kebebasan :)

"Wear your love like its made of hate.
Born to destroy, and born to create"

- Manic Street Preachers / Autumnsong -

Minggu, 15 Juli 2012

V for Vendetta

Beberapa tahun yang lalu, saya membaca soft tile buku karya Alan Moore dan David Lloyd yang berjudul V for Vendetta (download di sini http://novels4you.blogspot.com/2012/03/v-for-vendetta.html). Bagus, namun bahasanya masih kurang sulit kupahami, apalagi dengan aksen "British" yang kental, namun tetap saja kubaca dan setidaknya garis besar novel bergambar itu kupahami. dua tahun setelahnya, teman saya, Ekbess (yang baik hati dan tidak makan sabun :D) memiliki bukunya, lalu kupinjam selama dua minggu (iyo kah? :D).
Setelah membacanya dalam bentuk fisiknya yang keren itu ^^ akhirnya saya mulai memahami bagian-bagian penting yang ingin kuketahui, juga bagian-bagian yang ingin disampaikan oleh Om Alan dan Om David (atau setidaknya beitu yang kutangkap :p).
Berikut beberapa kutipan percakapan favoritku, tapi percayalah, semua percakapannya bisa jadi favorit :D

Quotes

"There Is Nothing As Certain As An Uncertainty"
-Unknown-


"The Trick Is, To Live With Yourself Forever.."
-Sparrow-