Rabu, 12 September 2012

Guten Nacht

Ia masih menatap bulan dalam diam.
Kasurnya balum ia sentuh sama sekali, ia belum ingin tidur.
Jendela kaca mulai gemetaran menahan dingin angin malam ini, kipas angin, toh, tetap saja ia nyalakan.
Katanya ia akan segera pergi untuk beberapa hari, dan akan membutuhkan kekuatan fisik-mental yang besar.
Entahlah, mungkin saja perjalanannya untuk sementara harus terhenti pada suatu titik.
Ia sedang mencari sehat, atau apapun yang bisa membuatnya kembali meneruskan harinya.

Rabu, 05 September 2012

R.V.C

Matanya masih kecokelatan, rupanya, pun yang ia kenakan memiliki ciri yang serupa.
Ingatanku tak salah, aku yang menuduhnya demikian.
Kami berpandangan, aku tetap berjalan dari arah sampingnya, dan dia pun masih berjalan lurus, menjauh.
Aku menerka bahwa aku begitu terlena, terkena mantera, atau bisa kubilang, aku tak tahu harus apa selain terus berjalan. Bahkan tak sempat terlintas di akalku untuk menghentikan langkah dan menatapnya dengan lebih sadar.

Kamis, 30 Agustus 2012

A Spirit to share

"Anakku, aku ingin kau tumbuh dengan tekad seperti Icarus, bahkan ikuti keingintahuannya yang selalu meluap. Akan kubuatkan sepasang sayap lilin untukmu, terbanglah, menuju langit, raihlah matahari, bahkan jika sayapmu harus meleleh dan akhirnya kau terjatuh, menabrak tanah dengan keras. Rasai angin yang semakin dingin, juga sinar matahari yang makin panas jika kau semakin mengarah ke atas. Ya, mereka memang paradoks. Namun semuanya adalah dekapan yang membuat tubuhmu semakin kuat, lalu nafasmu pun menjadi semakin hangat. Kelak kau akan diharuskan untuk membagikan hangat kehidupan kepada mereka yang sedang terjatuh dan kedinginan. Anakku, semua tempat yang tertinggi maupun yang terendah memiliki suhu dan lingkungan yang ekstrim. Tak perlu takut, dan jangan tenggelam terlalu dalam ketika mengarungi kepedihan, bumi telah berjanji untuk selalu memberimu es krim. Kau adalah api yang menghangatkan semuanya, namun juga mampu membakar segalanya. Arungi dunia, kumpulkan kru mu sendiri, jangan berlutut, kau terlahir untuk berdiri tegak. Matahari pagi memberi kehidupan, matahari senja memberi tentram untuk kematian. Sampai jumpa, Ace."

Sabtu, 25 Agustus 2012

Dongeng malam

Ibu bilang, bintang itu terbuat dari lipatan-lipatan kertas masa lampau. Pun bulan adalah makan malam para keajaiban yang tak kunjung bisa dimakan sampai habis, entah karena porsinya yang terlalu banyak, ataukah rasanya yang begitu lezat hingga mereka tak tega menghabiskannya begitu saja, Ibu selalu membuatku penasaran dengan itu.

Minggu, 12 Agustus 2012

Serene

Dari balik angin aku menatap, menyaksikanmu termangu menatap langit. Kasurmu masih dingin, lantai tak jua lebih hangat, namun kau lebih memilih untuk duduk di atasnya daripada berbaring di kasurmu. Bahkan selimutmu menjadi semakin tipis, katamu kemarin. Dadamu berkembang menjadi semakin sesak, kepalamu semakin sempit terhimpit, kau merasa kesendirian berhasil menjangkitimu. Kau pun diracuni sedih.
Kau sendiri sadar, ini bukan dunia di mana pelangi itu muncul setelah unicorn berlari melintasi langit.
Baterei ponselmu saja masih lebih hangat ketimbang jari kakimu, kau betul-betul "terpaku".

Kamis, 09 Agustus 2012

Us Against The World

Meletakkan gelas air minum lalu melanjutkan rokok yang sisa beberapa kali hisap lagi. Baru saja selesai makan, atau sedikitnya, sahur. Sahur. Ya, sahur.
Aku punya banyak ingatan mengenai itu, juga beberapa manusia terkonyol yang pernah kutemui yang menemaniku di tiap sahur dan lebaran-lebaran sepi setelahnya. Banyak cerita yang telah terajut di tiap lembaran waktu dalam kurun 5 tahun terakhir ini, dan aku percaya, tak satu pun di antaranya yang sia-sia.
Aku percaya semuanya adalah kepingan terpenting dari hidupku yang membuatku kuat untuk bertahan hingga kini.

Quotes

"There Is Nothing As Certain As An Uncertainty"
-Unknown-


"The Trick Is, To Live With Yourself Forever.."
-Sparrow-